15 Januari 2026 10:56

Sungguh indah perjumpaan dengan ulama. Nasehat mereka menyentuh hati, meniupkan semangat dalam diri, untuk terus berjuang tanpa henti, dalam upaya menjadi hamba yang diridai, oleh Rabb yang Maha Tinggi.

Mungkin itulah yang dirasakan oleh thullab saat Fadhilatusy Syaikh Zakariyya bin Syuaib al-Adeni hafizhahullah mengunjungi Markiz Aisyah, Jumat kemarin.

Dalam kunjungan itu, beliau menyampaikan muhadharah berjudul ▫️Adab Terlebih Dahulu Sebelum Menuntut Ilmu▫️. Kutipan dari salaf dan kisah hidup mereka menghiasi muhadharah tersebut sejak mukaddimah hingga penutupnya.

Ada satu di antara sekian kutipan yang sangat berkesan, yaitu saat beliau membawakan nasehat tentang tawadu’ dalam rangkaian bait syair,

تَواضَعْ تَكُنْ كاَلنَّجْمِ لاَحَ لِنَاظِرٍ … عَلَى صَفَحَاتِ المَاءِ وَهُوَ رَفِيْعُ
ولَا تَكُ كَالدُخَانِ يَعْلُو بِنَفْسِهِ … عَلَى طَبَقَاتِ الجَوِّ وَهُوَ وَضِيعُ

Rendah hatilah! Bagaikan bintang yang tampak oleh para pemandang
Memantul indah di permukaan air, meski tempatnya tinggi menjulang

Janganlah menjadi seperti asap yang menaikkan diri
Terbang tinggi di angkasa tetapi sejatinya ia tak berarti.

Untuk mendengarkan audionya, silakan klik di sini;
https://t.me/markezaisha/2739

Faedah muhadharah berjudul ‘Adab Terlebih Dahulu Sebelum Menuntut Ilmu’ bersama Fadhilatusy Syaikh Zakariya bin Syuaib hafizhahullah di Markiz Aisyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *